Iskandar Widjaja Beri Warna Beda di Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022

infoseni.id – Iskandar Widjaja tampil memukau di panggung Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 hari kedua, Sabtu (02/7).

Iskandar Widjaja membuka penampilannya di Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 dengan memainkan Alia Fantasia 1720 ciptaan Nicola Matteis Jr. Penampilan yang memberi warna berbeda pada panggung Prambanan Jazz Festival (PJF) tahun ini.

Iskandar Widjaja

Meski tidak semua penonton Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 mengerti musik yang Iskandar Widjaja bawakan. Namun, kepiawaian Iskandar Widjaja memainkan biola serta penghayatan yang luar biasa dalam penampilannya mampu membuat penonton Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 terhanyut menikmati sajian musik klasik yang bisa dibilang cukup berat.

Tidak hanya Iskandar Widjaja yang memukau, pada penampilan kedua, Erik Shondy pun turut memamerkan permainan pianonya.

Bawakan Improvisations On “River Flows In You” ciptaan Yiruma, kedua musisi yang baru 2 (dua) kali berkolaborasi itu berhasil memikat hati penonton Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022.

Sampai pada lagu A Thousand Years milik Christina Perri, penonton Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 turut bernyanyi. Juga ketika Chandelier dimainkan membuat seluruh penonton Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 kompak bernyanyi memenuhi kawasan Candi Prambanan.

Tidak hanya musik klasik dan lagu-lagu barat, Iskandar juga bawakan lagu-lagu nasional seperti Sepasang Mata Bola dan Melati dari Jayagiri.

Iskandar Widjaja menjelaskan memang dalam penampilannya dia tidak selalu membawakan musik klasik yang berat. Tapi juga musik nasional atau musik yang dikenal oleh generasi milenial. “Saya suka dengan signature mix. Ada beberapa lagu cover, original dan ada musik klasik,” jelasnya.

Meskipun awalnya Iskandar Widjaja takut penampilannya akan membuat penonton Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 cepat bosan, namun pada akhirnya mendapatkan sambutan sangat meriah.

“Saya takut sedikit dulu, mungkin orang bosen karena kita cuma akustik. Tidak ada yang bas atau elektro. Cuma biola dan piano, itu simple banget. Juga ada klasik mungkin orang tidak tahu apa itu Bach dan Beethoven. Tapi efeknya bagus banget, karena musik untuk semua sama, itu satu bahasa,” jelasnya.

Iskandar Widjaja lahir Jerman dan mengenyam pendidikan di Collage if Music, Berlin dan University of the Arts. Sejak berusia 3 tahun dia sudah dekat dengan dunia musik klasik. Tidak heran, bakat dan kerja kerasnya membuat Iskandar menjadi pemain biola solo kelas dunia.

“Biasanya penonton saya milenium up, karena saya memainkan musik klasik. Tapi malam ini spesial karena penonton ternyata bisa enjoy dan senang dengan musik klasik juga,” lanjut Iskandar Widjaja menggunakan bahasa Indonesia yang tidak terlalu fasih.

Prambanan Jazz 2022

Deretan musisi yang turut memeriahkan Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 dari sore hari  adalah Tulus, Sinten Remen feat Jogja Hip Hop Foundation, Kunto Aji dan Padi Reborn.

Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 hari kedua ini benar-benar berhasil memukau ribuan pengunjung. Latar Candi Prambanan membuat suasana bertambah megah dan magis. Menyatu dengan alunan nada-nada dari para musikus terkenal tanah air, Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 selau dinantikan setiap tahun. “Sewindu Merayakan Rindu” sungguh tema yang cocok.

Penikmat musik Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 yang sudah bersabar selama pandemi akhirnya bisa melepas rindu untuk menikmati konser secara langsung. Terutama mendengarkan lagu-lagu musisi favoritnya.

Penampilan Padi Reborn menutup Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022 hari kedua dengan sangat meriah. Lagu-lagu lintas jaman dari musisi legendaris Indonesia terus bersliweran dengan membawa kembali nostalgia indah bagi pecinta Prambanan Jazz Festival (PJF) 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published.