Konsisten dan Inovasi, Kunci Sukses Eka Gustiwana

infoseni.id – Jaman sekarang, siapa yang tak kenal Youtube? Semua orang tentu saat ini, banyak menggunakan youtube untuk berbagai hal. Mulai dari memutar lagu, menonton video hiburan, belajar sesuatu hingga menjadikan youtube sebagai ladang untuk menjadi lebih produktif.

Dilansir dari katadata.com, bahwa youtube menjadi platform media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia, yakni 88% dari total pengguna sosmed pada 2019. Hal ini tentu menjadi peluang yang saat tinggi, tak heran banyak orang yang mengubah impiannya untuk menjadi seorang youtuber.

Salah satu pemain lama yang cukup konsisten adalah Eka Gustiwana. Menurutnya, inovasi adalah salah satu yang membuatnya bertahan.

Konsisten dan Inovasi, Kunci Sukses Eka Gustiwana

Eka Gustiwana memulai minat musiknya sejak kecil. Eka memilih gitar sebagai alat musik pertamanya, dengan alasan karena mudah di dapatkan dimana pun. Yang dikemudian hari pindah ke keyboard dan piano. Eka menyukai musik bergenre pop dan electro. Yang terlihat dari karya-karya yang dihasilkannya.

Eka Gustiwana memulai karir sebagai youtuber pada awalnya sebagai showcase hasil karyanya. “Awalnya sebagai showcase, tidak disangka sangat masif hingga hari ini. Tantangannya youtube memiliki tren yang memiliki jangka waktu dan momen. Bisa viral ketika konten yang disajikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat itu”, jelas Eka saat diwawancarai online oleh penulis.

Momentum yang tepat bertemu dengan konsistensi berkarya adalah kunci. Menurut Eka, sebagai youtuber kita harus terus mengasah kreativitas dan konsistensi kita. “Kita tidak tau kapan momentum muncul. Namun jika muncul kita sudah siap dengan itu”, ungkapnya.

Video komposer ucapan –speech composer– nya yang diambil dari berita Arya Wiguna “Demi Tuhan”, viral seketika kala itu. Paduan potongan kata dan musik yang pas membuat video tersebut ditonton 3 juta orang hanya dalam satu bulan kala itu.

Konsisten dan Inovasi, Kunci Sukses Eka Gustiwana

Inovasinya pun tak berhenti, saat menjelang panasnya pemilu, ia malah membuat kesegaran baru dengan mengaransemen musik dari pidato para calon presiden Indonesia saat itu. Inilah ketepatan karya, karya yang luar biasa dan pas pada waktunya.

Akun Youtubenya saat ini telah mendapat 1,75 juta subsriber. Tentu hal ini karena karya nya masih diminati banyak orang bahkan ditunggu-tunggu.

Saat ditanya genre musiknya, ia menjawab: “Saya menyukai pop, dan pop paling banyak diminati”.

“Penting untuk para musisi untuk punya genre sendiri. Hal ini dilakukan sebagai diferensiasi juga identitas. Agar kita mudah dikenali atau personal branding”, tambahnya.

Tak hanya berkarya lewat youtube, Eka juga mengunggah karyanya di berbagai platform, seperti instagram, soundcloud dan sebagainya. “Semua anak muda harus punya identitas sosial media. Penting untuk belajar, jangan terbatas di satu saja. Jika ada yang baru harus belajar”, ujar Eka.

Saat ditemui di salah satu kampus di Yogyakarta, Eka mengaku musik adalah passionnya. Ia sedang tertarik menggarap etnomusik atau musik tradisional. Sound of Java yang paling menarik baginya karena pengerjaannya yang sangat seru. Selama satu bulan berkeliling Pulau Jawa hanya untuk menghasilkan sebuah musik tradisional yang luar biasa.

“Kedepannya saya ingin keliling pulau selain Jawa, seperti Sumatera, Kalimantan, Bali, Papua dan sebagainya”, tutur Eka saat ditanya harapannya.

“Saya ingin memberitahu dunia musik tradisional Indonesia itu bagus-bagus”, jawab Eka saat ditanya tujuannya saat ini.

Konsisten dan Inovasi, Kunci Sukses Eka Gustiwana

Pemilik akun instagram @ekagustiwana ini juga memiliki perjalanan musik dengan segudang prestasi. Diantaranya menjadi juara pertama lomba jingle Dunia Fantasi di tahun 2010. Tahun berikutnya ia berhasil mendapatkan 100 juta rupiah sebagai hadiah juara pertama pembuatan Mars PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Ia pun sudah banyak berkolaborasi dengan musisi dan youtuber lainnya, seperti Ria Ricis, Raditya Dika, dan Indra Aziz yang merupakan pelatih vokal ternama. Tak hanya musisi lokal, ia juga pernah berkolaborasi dengan Sam Tsui, salah seorang youtuber asal Amerika.

Tak heran, jika Nikita Willy dan Maudy Ayunda juga tertarik untuk menggaet Eka Gustiwana untuk mengaransemen single mereka. Salah satu single ciptaan Eka, Ku Tetap Menanti menjadi kolaborasi yang epik dengan Nikita. Penyanyi lain seperti Nadia Rafika dan Prince Husein juga banyak menggarap proyeknya bersama Eka, salah satunya single Tersimpan di Hati yang telah di tonton lebih dari 7 juta.

“Harus konsisten juga selalu berinovasi untuk menjadi seorang yang luar biasa”, imbuh Eka menutup wawancara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *