Sukses, Penonton Lintas Generasi Hadir Di Mocosik 2019

Ada yang berbeda dengan Perhelatan Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 di hari kedua. Wajah-wajah dari lintas generasi, semalam memenuhi Festival yang mengangkat tema “Buku, Musik, Kamu” ini.

Menurut Irwan Bajang para penampil dalam tiga hari penyelenggaraan berjumlah kurang lebih 68 orang. “Jumlah itu dua kali lebih banyak dari dua tahun sebelumnya. Artinya, pencinta buku dan penikmat musik mendapatkan suguhan yang beragam dari panggung literasi maupun musik,” jelasnya.

Sukses, Penonton Lintas Generasi Hadir Di Mocosik 2019
Sukses, Penonton Lintas Generasi Hadir Di Mocosik 2019

Semalam, sederet artis dengan genre yang berbeda dan lintas generasi menghibur pengunjung Perhelatan Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 hingga tengah malam. Di awali Langit Sore, hadir membawakan lagu-lagu berjudul “Aku Terus Berjuang”, “Rumit”, “Aku Cemburu”, “Hilang Tanpa Kabar”.

Dilanjutkan Sudjiwo Tejo & Sastra Warna Band unjuk tampil. Melantunkan lagu “Anyam-Anyaman”, dalang serba bisa yang juga dikenal sebagai presiden republik jancukers, menggoyang panggung dengan beberapa nomor lagunya. Tentunya, masih berkutat kisah asmara antara Rama-Shinta-Rahwana.

Tashoora, grup musik asal Jogja, tampil di sesi ketiga setelah Sudjiwo Tedjo. Beberapa nomor dari album live perdana mereka mainkan, seperti “Terang”, “Nista” dan “Surya”.

Tashoora bahkan membocorkan bakal merilis album di akhir tahun ini. “Agni”, lagu baru tersebut terinspirasi salah satu perguruan tinggi terbaik di negeri ini yang cemar oleh kasus pelecehan seksual.

Baca juga: MocoSik #3, dari Zen RS hingga Dialog Dini Hari

Sukses, Penonton Lintas Generasi Hadir Di Mocosik 2019
Sukses, Penonton Lintas Generasi Hadir Di Mocosik 2019

Penonton Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 merapatkan barisan. Selang beberapa menit usai Tashoora turun panggung. Penggemar Ebiet G Ade berdatangan. Ebiet, pria yang mengawali karier dari puisi ini bercerita bahwa musik memang tak terbayang di masa mudanya.

Jogja Expo Center, tempat berlangsungnya Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 bergemuruh. Lantunan lagu-lagu milik Ebiet seperti “Titip Rindu Buat Ayah”, “Camelia”, “Elegi Esok Pagi”, “Berita Kepada Kawan” dinyanyikan oleh penonton mengikuti dentingan gitar Ebiet.

“Kalian semua anak muda, kan?”, tanya Ebiet. “Masih berusia di bawah 30 tahun? Tapi kok hapal lagu-lagu saya”, ujarnya tak percaya kepada para penonton Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 semalam. Ebiet mengungkapkan kebahagiaannya sebagai penyanyi senior yang lagu-lagunya meski sudah sangat lama dia tuliskan, tapi masih didengarkan hingga hari ini.

Penonton yang hadir pun beragam. Mulai dari anak-anak hingga orang tua. Penggemar-penggemar Ebiet G. Ade bahkan ada yang sengaja hadir membawa satu keluarga untuk menonton penampilan Ebiet G. Ade secara langsung menyanyikan lagu-lagunya. Beberapa nampak duduk di kursi karena usia membuat mereka tidak sanggup berdiri lama.

Siangnya, perhelatan Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 dibuka dengan diskusi bertajuk “Akulah Puisi, Akulah Cinta”. Obrolan pembuka yang dipandu oleh Vika Aditya ini menampilkan dua penyair, yaitu Agus Noor dan Joko Pinurbo.

Sesi berikutnya dimulai pukul tiga sore. Menghadirkan Man Angga (Nosstress) dan Kharis Junandaru (Silampukau). Diskusi menarik yang berlangsung selama dua jam ini dipandu oleh Tomi Wibisono (Warningmagz).

Diskusi selanjutnya membahas peran komunitas dan kaitan terhadap suburnya kancah literasi Yogyakarta. Memboyong pilar-pilar kepenulisan Yogyakarta. Mereka adalah Edi Iyubenu (Kampus Fiksi), Aguk Irawan (Baitul Kilmah), Eko Prasetyo (Social Movement Institute) dan Muhidin M. Dahlan (Indonesia Buku). Diskusi empat pegiat komunitas literasi Yogyakarta ini dipandu langsung oleh Irwan Bajang, Direktur Program Festival Musik dan Buku MocoSik #3 yang juga jebolan salah satu komunitas menulis di Sewon, Bantul.

Baca juga: Hotsale MocoSik 2019: Satu Juta Eksemplar Buku dan Musik Asik

Sukses, Penonton Lintas Generasi Hadir Di Mocosik 2019
Sukses, Penonton Lintas Generasi Hadir Di Mocosik 2019

Penutup Festival Musik dan Buku MocoSik 2019 hari kedua adalah Yura Yunita. Yura yang hadir sejak siang mengisi diskusi tentang menulis lirik lagu menyanyikan 9 lagu sebelum menutup Festival Musik dan Buku MocoSik 2019  hari kedua.

Tak ketinggalan penampilan spesial dimana Yura dan Band-nya menari ala K-Pop di atas panggung. Sontak penonton MocoSik #3 bertepuk tangan gemuruh menyambutnya. Festival Musik dan Buku MocoSik 2019  akan berlangsung selama 3 (tiga) hari yaitu Jumat Sabtu Minggu 23, 24, 25 Agustus 2019 di Jogja Expo Center Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *